Pendampingan Tata Kelola Bisnis Maggot Berbasis Digital Pada UMKM BSU SIliwangi Eling Bogor

Authors

  • Yulia Nurendah Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Sutarti Sutarti
  • Aang Munawar Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Mumuh Mulyana Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Edi Nurachmad Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Budi Setiawan Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Dwi Maulina Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan
  • Febriana Indah Lestari Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

DOI:

https://doi.org/10.37641/jadkes.v5i1.2273

Keywords:

maggot, tata kelola, pendampingan, hilirisasi

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pembinaan UMKM Berbasis Kemitraan adalah untuk menyelesaikan permasalahan Bank Sampah Unit (BSU) Siliwangi sebagai mitra kerjasama. Permasalahan yang dihadapi mitra terkait yaitu pengelolaan organisasi, sumber daya dan pemasaran. Dari sudut pandang administratif muncul masalah, misalnya. belum adanya pedoman terhadap fungsi dan tugas pengurus organisasi, lemahnya pengelolaan administrasi dan sistem pelaporan keuangan. Dari segi sumber daya, permasalahannya adalah para pengurus BSU Siliwangi masih lemah dalam memahami pengembangan organisasi, kewirausahaan dan strategi pemasaran, keterampilan budidaya Magot yang perlu ditingkatkan. Permasalahan pemasarannya adalah strategi pemasaran BSU Siliwangi belum maksimal menggunakan teknologi digital.

Berdasarkan permasalahan tersebut, beberapa kegiatan program kemitraan masyarakat dilaksanakan seperti pelatihan pemanfaatan manajemen dan sistem informasi pada organisasi mitra, pelatihan kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan perusahaan. Pelatihan terkait pengelolaan organisasi terdiri dari pengelolaan dan administrasi keuangan, pelatihan kewirausahaan, strategi pemasaran pemanfaatan teknologi digital, dan pelatihan budidaya Magot.

Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) Terbentuknya panduan tata kelola organisasi mitra serta sistem pengelolaan dan pencatatan keuangan sederhana untuk organisasi mitra; 2) Tersedianya sarana produksi yang memadai, terutama untuk sarana yang vital seperti Mesin Pencacah Sampah untuk pakan Magot; 3) Peningkatan pemahaman pengurus dan anggota terkait pengelolaan aset, permodalan, kewirausahaan, dan strategi pemasaran berbasis digital melalui program pelatihan dan pendampingan softskill ; 4) Terbangunnya platform pemasaran digital berupa Web dan fitur digital lainnya (media sosial Instagram dan Tiktok) ; 5) Peningkatan pendapatan pada organisasi mitra; 6) Publikasi hasil kegiatan program kemitraan masyarakat dalam bentuk artikel di media cetak dan video kegiatan; 7) Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Published

2023-12-22

How to Cite

Nurendah, Y., Sutarti, S., Munawar, A., Mulyana, M., Nurachmad, E., Setiawan, B., Maulina, D., & Lestari, F. I. (2023). Pendampingan Tata Kelola Bisnis Maggot Berbasis Digital Pada UMKM BSU SIliwangi Eling Bogor. Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.37641/jadkes.v5i1.2273