Penguatan Kesadaran Lingkungan melalui Program Bhumi Mandala di Desa Sukamulya RW 03, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur
DOI:
https://doi.org/10.37641/jadkes.v7i1.4456Keywords:
Bhumi Mandala, Bank Sampah, Budidaya Maggot, Kesadaran LingkunganAbstract
Permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia masih kompleks, terutama di tingkat komunitas. Desa Sukamulya RW 03, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur menghadapi persoalan bank sampah yang belum optimal, tingginya populasi hama, keterbatasan budidaya maggot, serta lemahnya sistem pencatatan di Sentra Cipta Mandiri (SCM). Program Bhumi Mandala hadir sebagai upaya pengabdian masyarakat yang dilaksanakan selama Agustus 2025 dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan meliputi sosialisasi pilah sampah, workshop ecobrick, pelatihan budidaya maggot, serta edukasi lingkungan di PAUD dan TPQ. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan partisipasi warga dalam pemilahan sampah dari 30% menjadi 65%, penguatan peran kelembagaan SCM dan Bank Sampah Siliwangi, serta tumbuhnya literasi lingkungan sejak usia dini. Kendala utama adalah ketergantungan warga pada insentif, ketidakstabilan rantai pasok bahan organik, serta lemahnya dokumentasi dan perlindungan produk turunan maggot. Kesimpulannya, program Bhumi Mandala efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan berbasis komunitas, namun memerlukan penguatan kelembagaan, diversifikasi inovasi, serta dukungan multipihak agar dapat direplikasi di wilayah lain
References
Artha, A. D., Nurasa, H., & Candradewini, C. (2023). Recognizing and detecting the effectiveness of policy implementation waste management in Indonesia. Jurnal Public Policy, 9(3).
Mangindaan, D. (2021). Community services in Indonesia regarding waste handling and management: Mapping and bibliometric analysis. International Journal of Community Service, 1(3).
Meidiana, C., Trần, N. T., Nyoman, I., Wijaya, S., & Amalia, R. (2024). Measuring community acceptance on waste separation in rural informal waste sector. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1310(1), 012003.
Muktiningsih, S. D., Sekito, T., Rahmaudina, S., Dote, Y., & Prayogo, T. (2023). Material flow and waste recovery in a community-based waste management system in Batu, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1165(1), 012005.
Putri, M. S. A., Zakianis, S., Djaja, I., Agustina, H., & Fauzia, S. (2020). Solid waste reduction through 3R-based waste management unit and waste bank in Indonesia. Indian Journal of Public Health Research and Development, 11(4), 1057–1062.
Ragiliawati, R., & Qomaruddin, M. (2020). Role of community leaders as motivator in waste-bank management in Magetan Regency, Indonesia. Jurnal Promkes, 8(2), 219–227.
Widodo, B., & Santoso, A. (2025). Penguatan kelembagaan bank sampah dalam mewujudkan ekonomi sirkular di tingkat lokal. Jurnal Ekonomi dan Lingkungan, 7(1), 15–27.
Yandri, P., Budi, S., & Putri, I. A. P. (2023). Waste sadaqah: A new community-based waste-management practice in Java, Indonesia. Sustainability: Science, Practice and Policy, 19(1).
Zahra, F. A., & Shohibuddin, Z. (2025). A community-driven approach to urban waste management: Insights from the Kenanga Waste Bank, Bogor, Indonesia. Society, 13(1).
Sari, N., & Yuliani, R. (2024). Early childhood education as a foundation for environmental awareness in Indonesia. Journal of Environmental Education Studies, 6(2), 55–67.

