Upaya Pencegahan Praktik Bank Emok Melalui Edukasi Literasi Perbankan, Kesadaran Hukum, dan Nilai-Nilai Islam sebagai Upaya Pencegahan Praktik Bank Emok di Kampung Warung Gede Desa Cibiru Wetan

Authors

  • Liya Setiawati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gema Widya Bangsa
  • Linda Novianti STIE Gema Widya Bangsa
  • Sarah Rahmadika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gema Widya Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37641/jadkes.v7i1.4929

Keywords:

Bank Emok, Literasi Keuangan, Keuangan Syariah, Hukum Perbankan, Edukasi Masyarakat

Abstract

Illegal lending practices known as bank emok remain prevalent in rural communities and generate adverse economic, social, and legal consequences. Limited financial literacy, low awareness of banking regulations, and insufficient knowledge of Islamic financial alternatives contribute to the community’s dependence on such practices. This community service program aims to enhance public understanding of banking literacy, legal awareness, and Islamic values as preventive measures against bank emok practices in Kampung Warung Gede, Cibiru Wetan Village, Bandung Regency. The program was implemented through educational socialization, interactive discussions, case-based explanations, and the distribution of simple educational materials. The results indicate an improvement in participants’ awareness of the risks associated with illegal lending, banking legal aspects, and the importance of choosing licensed and Sharia-compliant financial institutions. This program is expected to encourage more prudent, ethical, and sustainable financial behavior within the community.

 

Keywords: bank emok; financial literacy; Islamic finance; banking law; community service.

References

REFERENCES

[1] OJK, “Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan,” 2022.

[2] OJK, “Waspada! Pinjaman Online Ilegal,” p. 2018, 2018.

[3] B. Z. Rahmat, T. Wijaya, and D. Friantoro, “Pendampingan Literasi Keuangan Syariah sebagai Upaya Pencegahan Akses terhadap ‘Bank Emok’ Sharia Financial Literacy Assistance as an Effort to Prevent Access to ‘Bank Emok,’” ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 5, no. 1, pp. 24–33, 2025, doi: 10.30997/almujtamae.v5i1.15968.

[4] N. R. Setyowati and A. Huda, “Efektifitas Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Melalui Edukasi Akad-Akad Syariah oleh BPRS Mandiri Mitra Sukses Gresik di Desa Ngemboh Gresik,” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 10, no. 03, pp. 2680–2690, 2024, doi: 10.29040/jiei.v10i3.14548.

[5] M. N. Abror and Achwan Baharuddin, “PENERAPAN PRINSIP ANTI RIBA DALAM HUKUM SYARI’AH,” El-Adabi: Jurnal Studi Islam, vol. 4, no. 1, pp. 67–92, Aug. 2025, doi: 10.59166/el-adabi.v4i1.319.

[6] BPHN, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998,” 1998.

[7] POJK, “Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan,” 2023.

[8] N. Hidayah, Literasi Keuangan Syariah: Teori dan Praktik di Indonesia, 1st ed. Depok, 2021.

[9] A. Dakhoir and J. Tarantang, Hukum Bunga Bank (Pendekatan Fikih Wasathiyah Iqtishadiyah). 2020.

[10] Fatmawati, L. Bulutoding, A. Wahab, and H. Iswandi, “Pinjaman Online Ilegal dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat,” vol. 6, pp. 487–496, 2025.

Downloads

Published

2026-01-09

How to Cite

Setiawati, L., Linda Novianti, & Rahmadika, S. (2026). Upaya Pencegahan Praktik Bank Emok Melalui Edukasi Literasi Perbankan, Kesadaran Hukum, dan Nilai-Nilai Islam sebagai Upaya Pencegahan Praktik Bank Emok di Kampung Warung Gede Desa Cibiru Wetan. Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan, 7(1), 21–28. https://doi.org/10.37641/jadkes.v7i1.4929