Managing Post-Disaster Socio-Economic Development: A Systematic Review of Strategies and Community Transformation
DOI:
https://doi.org/10.37641/jimkes.v14i1.4593Keywords:
Post-Disaster Communities, Socio-Economic Change, Socio-Economic Recovery, Sustainable Development, WelfareAbstract
Socio-economic changes in disaster-affected communities require effective development management to ensure the welfare of post-disaster populations. Communities that are unprepared for post-disaster development are vulnerable to falling into poverty and prolonged suffering that they did not anticipate. Therefore, this article aims to identify patterns of socio-economic impacts experienced by post-disaster communities in Indonesia as a basis for recommending more comprehensive and effective development strategies. This study employs a systematic literature review approach, using the Publish or Perish application as a tool for filtering and sorting relevant literature based on keywords related to changes, impacts, and strategies of post-disaster communities over the last ten years. The findings indicate that socio-economic changes in post-disaster communities show a distinct typology, which can be analyzed through strengths, weaknesses, opportunities, and challenges. The study concludes that post-disaster development should adopt a comprehensive, inclusive, and sustainable approach to effectively support the socio-economic recovery and long-term welfare of affected communities. The implication is that policymakers and development practitioners must implement targeted strategies to enhance both immediate recovery and long-term socio-economic resilience in affected communities.
Downloads
References
Aivazian, S. A., Afanasiev, M. Y., & Kudrov, A. V. (2020). Methodology of socio-economic development assessment given the characteristics of regional differentiation. Model Assisted Statistics and Applications, 15(4), 311–314.
Andi, A., & Hurriati, L. (2020). Dampak bencana gempa bumi terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Kompetitif: Media Informasi Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi, 6(2), 150–165.
Andung, P. A., Sos, S., Messakh, J. J., & Doko, M. M. (2023). Komunikasi bencana: Konsep, teori & praktik baik berbasis kearifan lokal. Yogyakarta: Zifatama Jawara.
Astri, L. P. V., Hartati, S., & Taufik, M. Z. (2022). Strategi menghadapi pergeseran perekonomian pasca bencana gempa Lombok di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, 7(1), 12–22.
Asy’ari, Q. (2018). Analisis dampak sosial ekonomi pasca bencana di Kabupaten Pamekasan (studi kasus banjir, longsor dan kekeringan di Pamekasan 2007). J-MACC: Journal of Management and Accounting, 1(2), 153–168.
Ate, C. H. O., & Damanik, I. I. (2023). Ketangguhan masyarakat pasca bencana gempa bumi: Studi kasus Ngibikan, Bantul, Yogyakarta tahun 2006. SMART: Seminar on Architecture Research and Technology, 7(1), 217–233.
Badri, M. (2018). Sistem komunikasi dalam pembangunan sosial pasca bencana. Jurnal Dakwah Risalah, 29(1), 66–80.
Bakti, H. K. (2020). Pemulihan pasca bencana gempa bumi di Lombok Utara pada tahun 2018. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Doctoral dissertation).
Bang, H. N. (2012). Disaster management in Cameroon: the Lake Nyos disaster experience. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 21(4), 489–506.
Cutter, S. L., Ash, K. D., & Emrich, C. T. (2014). The geographies of community disaster resilience. Global environmental change, 29(7), 65-77.
Devinta, R. M. (2021). Analisis dampak sosial ekonomi pasca bencana di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Palu:Universitas Tadulako (Doctoral dissertation).
Fahlia, F., Irawan, E., & Tasmin, R. (2019). Analisis dampak perubahan perilaku sosial ekonomi masyarakat Desa Mapin Rea pasca bencana gempa bumi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 4(1), 51–55.
Gidebo, H. B. (2023). Linking livelihood and biodiversity conservation in protected areas: Community based tourism development perspective from developing country. Tourism and Hospitality Research, 23(3), 361–375.
Gunanda, A. D., Wiwaha, A. A., & Krisnawati, R. (2018). Strategi recovery sektor pertanian pasca bencana gempa di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 9(2), 89–101.
Gunawan, H. (2023). Analisis peran masyarakat pesisir terhadap ketahanan pasca bencana alam di Desa Pesisir. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan, 1(1), 47–52.
Hadi, H., Agustina, S., & Subhani, A. (2019). Penguatan kesiapsiagaan stakeholder dalam pengurangan risiko bencana alam gempabumi. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 3(1), 30–40.
Hadiningsih, S., & Eddyono, F. (2025). Analysis of the impact of community-based tourism development on the welfare of the Batulayang Village community Bogor. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(1), 477–484.
Hakim, A. L., Hadiono, A., Mulyani, I., & Sanjaya, N. (2022). Pemulihan ekonomi pasca bencana untuk masyarakat pesisir di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN, 10(1), 367–373.
Hasan, H. R., Rochayati, N., Sudrajad, M. M., & Anugrah, M. R. R. (2022). Analisis sosial ekonomi masyarakat huntap (hunian tetap) tondo pasca relokasi bencana gempa bumi dan tsunami Palu 2018. Geography: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 10(2), 255-264.
Hidayat, R. (2021). Strategi Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi bagi masyarakat Desa Dangiang Kabupaten Lombok Utara. Mataram: Universitas Muhammadiyah Mataram (Doctoral dissertation).
Ilyas, I., & Syam, A. F. (2023). Pengembangan model pemberdayaan masyarakat dalam penerapan hukum dan kearifan lokal. Petitum, 11(1), 99–111.
Jamin, N. H., & Risfaisal, R. (2021). Perubahan sosial ekonomi masyarakat petani pasca banjir bandang di Desa Meli Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara. Aksiologi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(1), 32–39.
Keraminiyage, K., & Piyatadsananon, P. (2013). Achieving success in post-disaster resettlement programmes through better coordination between spatial and socio-economic/cultural factors. International Journal of Disaster Resilience in the Built Environment, 4(3), 352–372.
Koukoufikis, G. (2019). Post-disaster redevelopment and the “knowledge city”: Limitations of an urban imaginary in L’Aquila. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 28(4), 474–486.
Legowo, M., & Setyawan, K. G. (2022). Strategi pembangunan masyarakat Desa Kebonagagung pasca gempa bumi. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(1), 69–81.
Makmur, M. T., & Hadi, S. (2020). Strategi pemulihan perekonomian terdampak COVID-19 melalui perencanaan pembangunan sumber daya manusia unggul berbasis Industri 4.0. Majalah Media Perencana, 1(1), 117–126.
Monaco, S. (2024). SDG 15. Protect, restore, and promote sustainable use of terrestrial ecosystems, sustainably manage forests, combat desertification, halt and reverse land degradation, and halt biodiversity loss. In Identity, territories, and sustainability: challenges and opportunities for achieving the UN sustainable development goals (pp. 145-155). London: Emerald Publishing Limited.
Nasution, A. R., & Satria, L. P. (2025). The effectiveness of social assistance programs in reducing poverty in Bandar Khalifah Village. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(4), 2909–2920.
Palliyaguru, R., Amaratunga, D., & Haigh, R. (2013). Developing an approach to assess the influence of integrating disaster risk reduction practices into infrastructure reconstruction on socio‐economic development. Disaster Prevention and Management: An International Journal, 22(2), 160–171.
Pangestu, K. (2022). Analisis strategi Kepala Desa Supiturang dalam pengembangan potensi desa pasca erupsi Gunung Semeru 2021. Journal of Governance Innovation, 4(1), 1–13.
Putra, M. K. (2021). Kemiskinan transien dan masyarakat pedesaan pasca bencana. Journal of Development and Social Change, 4(2), 70–88.
Radhianto, P. R. Y., & Khairulyadi, K. (2017). Perubahan sosial masyarakat Kota Banda Aceh dalam mitigasi bencana: Pelajaran sosial dari bencana tsunami. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP, 2(1), 56-77.
Rahmat, H. K., & Alawiyah, D. (2020). Konseling traumatik: Sebuah strategi guna mereduksi dampak psikologis korban bencana alam. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(1), 34–44.
Ratnaningsih, T. K., Rahayu, H. C., Lestari, E. P., Sultan, S., & Fathoni, A. (2023). Dampak sosial ekonomi bencana banjir dan pemetaannya berbasis sistem informasi geografis (SIG). Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 318–330.
Razikin, P., Kumalawati, R., & Arisanty, D. (2017). Strategi penanggulangan bencana banjir berdasarkan persepsi masyarakat di Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 4(1), 215–230.
Rijanta, R., Hizbaron, D. R., & Baiquni, M. (2018). Modal sosial dalam manajemen bencana. Yogyakarta: UGM Press.
Rizkiyah, P., & Liyushiana, H. (2019). Sinergitas pentahelix dalam pemulihan pariwisata pasca bencana erupsi Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jurnal Ipta, 7(2), 331–342.
Samad, A., Erdiansyah, E., & Wulandari, R. (2020). Evaluasi kebijakan pemerintah pasca bencana (studi kasus bencana di Sulawesi Tengah). Publik: Jurnal Ilmu Administrasi, 9(1), 15–24.
Saputra, N. G., Rifai, M., & Marsingga, P. (2021). Flood disaster management strategy of Karawang Regency in Karangligar Village as a disaster resilient village. Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik, 8(1), 62–76.
Shafitri, M. L. (2024). Evaluasi program KOTAKU dalam rangka tahap rehabilitasi-rekonstruksi pasca bencana: Studi kasus Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga. Palu: Universitas Tadulako(Doctoral dissertation).
Siahaan, A. (2019). Perubahan kehidupan sosial ekonomi masyarakat pasca bencana gempa. Jurnal Dimensi, 8(3), 654–666.
Sofyan, S., & Mulyana, N. (2020). Strategi pengembangan pariwisata pasca bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan. Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik, 2(2), 243–257.
Soulisa, M. S. (2019). Perubahan sosial masyarakat Negeri Hena Lima pasca bencana banjir Wae Ela di Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Dialektika, 12(1), 57–70.
Srivastava, P., & Khan, A. S. (2024). Integrating sustainable development goals with the management of natural and technological hazards and disaster risk reduction. Geospatial Technology for Natural Resource Management, 8(9), 83-131.
Suarmika, P. E. (2023). Rekonstruksi pendidikan pengurangan risiko bencana: Model integrasi dan adaptasi kearifan lokal Bali dalam pembelajaran di sekolah dasar. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja (Doctoral dissertation).
Sushanti, I. R., Ridha, R., Yuniarman, A., & Hamdi, A. I. (2021). Strategi penanggulangan kerusakan rumah tinggal pasca bencana gempa bumi di kawasan permukiman. Prosiding Seminar Nasional Planoearth, 2(1), 17–24.
Tiwari, P., & Shukla, J. (2022). Post-disaster reconstruction, well-being and sustainable development goals: A conceptual framework. Environment and Urbanization ASIA, 13(2), 323-332.
Wahyuni, D. (2018). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 9(1), 83–100
Wiwin, W., & Nuraedah, N. (2022). Adaptasi sosial ekonomi pengungsi bencana likuifaksi di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat Kota Palu. Jurnal Pendidikan Geosfer, 7(1), 16–26.
World Bank OED. (2005). Putting social development to work for the poor: An OED review of World Bank activities. Washington, DC: World Bank Operations Evaluation Department.
Yudistira, F., & Alyah, R. N. (2023). Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat pasca gempa oleh Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Rumah Yatim. Jurnal Ar-Ribhu, 6(1), 446–456.





